blog visitors
Tampilkan postingan dengan label Seputar Kampuz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Kampuz. Tampilkan semua postingan

Dosen ku terbaik dpt penghargaan

02 Oktober 2010
Dalam rangka koordinasi untuk perkuliahan semester ganjil 2010/2011, Pada hari Sabtu, 2 oktober 2010, Bagian Jurusan STMIK AMIKOM Yogyakarta mengadakan Rapat Dosen. Acara ini diikuti oleh hampir seluruh dosen STMIk AMIKOM Yogyakarta, baik dosen tetap maupun tidak tetap. acara ini diawali oleh sambutan dari Pembantu Ketua III STMIK AMIKOM Yogyakarta, Drs. Muhammad Idris P, MM. Dalam kesempatan tersebut, Beliau menghimbau kepada para dosen untuk mengajak mahasiswanya agar belajar lebih dari yang mereka inginkan.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan penghargaan untuk dosen-dosen Amikom. Sebanyak 77 orang Dosen STMIK Amikom ikut mendapatkan penghargaan sebagai Dosen yang memenuhi standar IP. Hal ini menunjukan bahwa dosen-dosen di amikom memiliki kemampuan yang mumpuni. Selain itu terdapat beberapa dosen yang meraih penghargaan penghargaan khusus, seperti Dosen terfavorit maupun dosen terdisiplin, untuk tiap jurusan. Sedangkan dosen-dosen yang meraih penghargaan khusus sebagai dosen tetap dan dosen tidak tetap (luar biasa) terbaik STMIK AMIKOM Yogyakarta adalah:

Dosen Tetap Terbaik
  1. Erik Hadi Saputra, S.Kom
  2. Tahajudin Sudibyo, Drs
  3. Agus Purwanto, S.Kom

Dosen Luar Biasa terbaik
  1. MC Maryati, Dra, MM
  2. Fauzan Asmara, Drs, MM
  3. Petra Surya Mega Wijaya, M.Si

Penghargaan tersebut diberikan untuk memotivasi Dosen agar dapat memberikan Materi perkuliahan dengan lebih baik lagi. Acara dilanjutkan dengan dialog antara jurusan dengan dosen. Dialog tersebut membahas tentang peningkatan kualitas perkuliahan di STMIK Amikom Yogyakarta dan penambahan fasilitas-fasilitas baru seperti, penggunaan gedung V untuk perkuliahan. Acara ditutup dengan salam-salaman dengan semua dosen STMIK AMIKOM Yogyakarta/NVdya
1

"Tomb Raider" Akan Berkunjung Ke AMIKOM

Pada bulan ini, STMIK AMIKOM akan kedatangan Ian Livingstone, pencipta game dunia Tomb Raider dan Hitman. Rencananya Ian Livingstone akan mengisi acara DJUS(Digital Joint Update Session) yang rencananya akan diadakan pada Jumat, 24 September mendatang di STMIK AMIKOM Yogyakarta. Acara ini ditujukan untuk masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang terdiri dari pelaku usaha mula dan calon pengusaha kreatif digital, mahasiswa dan akademisi di Yogyakarta.

Acara ini akan diisi dengan presentasi dan inspirasi dari Ian Livingstone mengenai pengalamannya dalam membangun kerajaan bisnis kreatif dari intelektual propertinya. Pada acara DJUS ini juga akan diadakan Pitching Session, yaitu presentasi singkat lima karya kreatif digital(game atau animasi) nasional yang mana selanjutnya akan diberikan umpan balik oleh Ian Livingstone. Acara ini dikemas dengan tema Learn From The Creative Business Lord: How Ian Livingstone Build His Creative Empires.

Dalam rangkaian kegiatan di Yogyakarta ini, Ian Livingstone juga akan diajak melakukan beberapa kegiatan lain:

  • Kunjungan ke Candi Borobudur, menunjukkan kekayaan budaya Indonesia sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi karyanya
  • Kunjungan game developer dan animator local dengan segala keunikannya (berlokasi di rumah kos, fasilitas minimal, karya berkualitas) untuk menunjukkan kemampuan game developer dan animator lokal sehingga diharapkan dapat terjadi kolaborasi dan kerjasama di masa depan.



Profil Ian Livingstone


Ian Livingstone merupakan legenda di dalam industri game dunia dan kerap disebut sebagai bapak permainan interaktif Inggris. Gelar itu disandangnya karena membesarkan Industri permainan Inggris sejak 35 tahun yang lalu. Saat ini, selain menjadi executive puncak di game publisher Eidos, Ian juga salah satu juru bicara Industri Game Inggris.

Riwayat Ian menginspirasi banyak orang bukan hanya di dunia game, tapi meluas sampai Industri kreatif lain seperti film dan animasi. Selain karena bukti kesuksesannya, riwayat Ian menjadi inspiratif karena mengalami naik turun, bahkan pernah hidup dalam keadaan sulit selama beberapa tahun demi mengejar passion-nya.

Ian mengawali karir saat permainan belum marak dengan teknologi seperti sekarang, Saat itu perusahaan yang didirikannya, Games Workshop meluncurkan miniature games Dungeon & Dragon di Inggris dan Eropa. Permainan itu menjadi cikal bakal dari role playing game saat ini.

Bersama partnernya, ia kemudian menerbitkan majalah dan seri buku interaktif berjudul Fighting Fantasy yang sukses terjual 15 juta kopi dalam 23 bahasa.

Ian masuk ke dunia video games tahun 1992 sebagai executive di games publisher Domark, yang akhirnya melakukan merger menjadi Eidos, salah satu video game publisher terbesar dunia yang mengeluarkan serial ikon game dunia Tomb Raider dan Hitman.

Tomb Raider dan Hitman akhirnya menjadi franchise yang sukses hingga beberapa sekuel, serta merambah ke industri film Box office Hollywood. Keduanya adalah puncak kesuksesan Ian di Industri kreatif ini./dstanza